Octavianus mengatakan selain untuk mendukung industri dan bisnis di wilayah tersebut keberhasilan energize dari Ext 2 Line Bay Tambun #3 dan #4 GI 150 kV Tambun ini akan menyokong pengembangan Bay Line arah GIS New Tambun/GIS 150 kV Tambun 2.
Langkah ini lebih lanjut disebut bisa mengurangi beban impedansi dan bisa menjaga keandalan pasokan listrik dari GI Tambun ke arah Pondok Kelapa, di mana area Bekasi Timur menjadi salah satu area yang berkembang pesat di Jawa Barat.
Pembangunan Ext Line Bay GI 150 kV Tambun ini yang mendapat pasokan listrik dari GITET 500 kV Cibatu ini pun memperhatikan aspek Tingkat Komponen Dalam Negeri yang penting untuk menggerakkan ekonomi dalam negeri. “Proyek ini memiliki nilai investasi sebesar Rp 18,69 miliar. Di mana kami juga turut memperhitungkan aspek Tingkat Komponen Dalam Negeri hingga mencapai 54 persen pada pekerjaan proyek ini,” jelas Octavianus.
Peningkatan keandalan kelistrikan di lokasi yang eksisting tentunya menjadi tantangan sendiri bagi PLN, karena pembangunan berada di Gardu Induk eksisting yang aktif beroperasi.
