“Mungkin kalau medium atau low risk masih bisa. Jadi artinya, untuk highrisk match kita harus membuat kalkulasi yang sangat konkrit, misalnya adalah bagaimana mengeluarkan penonton dalam keadaan daruat. Sementara yang saya lihat adalah pintu masuk, berfungsi sebagai pintu keluar, itu tidak memadai. Kemudian tidak ada pintu darurat,” ujar Nugroho.
Ia mengatakan bahwa untuk diperbaiki kedepan adalah merubah struktur pintu. Kemudian juga mempertimbangkan mengenai aspek akses, seperti anak tangga, sebagaimana safety description.
TGIPF telah menemui sebagian besar pihak-pihak yang terlibat dalam pertandingan antara Arema dan Persebaya pada 1 Oktober 2022 di Stadion Kanjuruhan, Malang yang berujung pada kerusuhan dan menewaskan lebih dari 130 orang.
Tim yang diketuai langsung oleh Menkopolhukam Mahfud MD terus bekerja 24 jam untuk memenuhi ekspektasi publik, untuk segera menghasikan pencarian fakta yang menyeluruh atas Tragedi Kanjuruhan.(Yudha Krastawan)
