“Partisipasi Indonesia di ADIPEC 2022 akan menjadi ajang promosi yang baik bagi Indonesia untuk dapat membuka kesempatan peluang bisnis, khususnya pada industri minyak dan gas bumi. Kami mempertemukan mereka dengan investor potensial untuk terlibat bersama-sama mengembangkan industri hulu migas di Tanah Air. Ini perlu, untuk menjawab visi produksi 1 juta barel minyak per hari dan 12 miliar standar kaki kubik gas per hari di tahun 2030,” jelasnya.
ADIPEC 2022 menyediakan platform untuk bertukar ide dan mendiskusikan tantangan global terbaru yang mempengaruhi pasar energi, termasuk tantangan pasokan energi, dan solusi masa depannya. Forum ini dihadiri oleh para pembuat kebijakan dan pengambil keputusan di bidang energi, inovator dan perusahaan energi di seluruh dunia.
Sedikitnya 150.000 profesional bidang energi, 2,200 perusahaan peserta termasuk di antaranya 54 perusahaan migas nasional dan internasional ambil bagian di event ini. Sejauh ini tercatat 40 menteri bidang energi dari 28 negara paviliun ikut berpartisipasi.
