Performa positif juga dipetik Stephanie Widjaja. Dia menang dua gim langsung atas Miki Kanehiro asal Jepang, 21-8, 21-12.
Sayang, keberhasilan Sativa dan Stephanie tidak diikuti Komang Ayu Cahya Dewi. Komang yang ditempatkan sebagai unggulan pertama ini disingkirkan Chen Lu asal China dengan skor 18-21, 15-21.
“Tadi lawan memang lebih unggul dari power dan kebetulan karakter shuttlecock di sini lambat. Selain itu, lawan juga jarang melakukan kesalahan sendiri. Jadi saya banyak terkontrol lawan,” tutur Komang.
“Saya akui, kualitas lawan memang bagus. Bisa dibilang tadi juga dia bermain bagus. Tetapi kalau tadi saya bisa menerapkan pola permainan dengan baik, saya rasa saya masih bisa bersaing,” tambah Komang.
Selain Komang, kegagalan juga dialami Ruzana. Dia menyerah kalah di tangan Chiang Ying Li asal Chinese Taipei lewat pertarungan ketat, 19-21, 19-21.
“Gim pertama, dari awal Ruzana sudah benar menerapkan pola permainan yang diterapkan. Tetapi, di poin-poin tua, lawan lebih berani menyerang dan menekan duluan. Jadi Ruzana tidak bisa keluar dari tekanan,” komentar Morico Harda, pelatih tunggal putri yang mendampingi ke Negeri Jiran.

