Sedangkan untuk tujuan Sumatera khususnya tujuan Padang kenaikannya lima hingga delapan persen. Namun demikian, sambungnya, untuk mengantisipasi lonjakan penumpang Dinas Perhubungan DKI Jakarta maupun pihak terminal telah berkoordinasi dengan sejumlah operator bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP).
“Koordinasi dengan operator PO bus AKAP telah dilakukan guna mengantisipasi lonjakan penumpang, untuk menyiapkan tambahan armada bus AKAP,” terangnya.
Para warga calon penumpang sengaja berlibur lebih awal guna menghindari kepadatan arus lalu lintas di ruas tol pada puncak arus mudik Nataru. Seperti halnya yang dilakukan calon penumpang asal Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Lidya.
Perempuan berhijab calon penumpang, Lidya mengatakan, dia bersama empat anggota keluarganya memang sengaja awal berangkat liburan untuk menghindari kemacetan di ruas tol. Selain itu, juga menghindari kenaikan harga tiket.
“Kan cari tiket mendekati Nataru susah juga jadi lebih awal liburan kita berlima ini, pulang kembali lagi pada hari Minggu besok, Natal balil lagi gak sampai Tahun baru,” katanya.