Saat memimpin Jateng, Ganjar telah membangun dan memperbaiki 79 pasar di Jateng menjadi lebih modern. Selama menjabat Gubernur Jateng pada 2013-2022, Ganjar telah menggelontorkan anggaran sebesar Rp360 miliar tuk membangun dan merevitalisasi pasar.

Seno menyatakan, Ganjar terus membangun dan merevitalisasi pasar tradisional untuk mendorong peningkatan ekonomi kerakyatan. Kowarteg Indonesia berharap program revitalisasi pasar, yang di dalamnya ada unsur para pedagang, dapat direalisasikan dalam skala nasional ketika Ganjar menjadi Presiden 2024.
“Program Lapak Ganjar, revitalisasi pasar di Jateng, program ini bisa diterapkan dalam skala nasional apabila Ganjar menjadi Presiden,” kata Seno.
Tak hanya merevitalisasi pasar, Ganjar juga memberikan kredit murah yang bisa dimanfaatkan oleh pedagang pasar melalui program Kredit Lapak. Besaran pembiayaan yang diberikan lewat program tersebut maksimal Rp25 juta dengan suku bunga 2 persen.
Selain itu, Ganjar juga menggulirkan program untuk masyarakat, di antaranya Mesra dengan Ganjar (Melindungi Seluruh Pekerja dengan Gerakan Perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan), bantuan perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RLTH), asuransi nelayan, hingga bantuan listrik murah bagi keluarga tak mampu.
