Oleh karenanya, OJK berharap semua pihak dapat bersinergi dan berkolaborasi untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi Indonesia- saat ini.
Ia juga berpesan kepada para mahasiswa agar terus meningkatkan keterampilan karena dampak globalisasi dan disrupsi revolusi industri 4.0 mendorong persaingan ke depan semakin ketat.
Oleh karena itu, Inarno juga berpesan agar mahasiswa sudah harus mulai mempersiapkan diri untuk menghadapi persaingan global terutama generasi muda yang diharapkan dapat menjadi penerus bangsa demi menyongsong Indonesia emas pada tahun 2045 mendatang.
Pada kesempatan lain, Deputi Komisioner Pengawas Pasar Modal I, Djustini Septiana juga turut menyampaikan pidato sambutan pada kuliah umum yang dihadiri oleh 400 mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin.
Dalam rangka meningkatkan perlindungan investor, selain terus melakukan edukasi kepada masyarakat, OJK juga akan mengimplementasikan berbagai kebijakan seperti mendorong pengembangan Notasi Khusus dan papan pemantauan khusus di BEI, mengimplementasikan Disgorgement dan Disgorgement fund, dan optimalisasi Dana Perlindungan Pemodal, serta terus melakukan tindakan Supervisory Action dan penegakan hukum atas terjadinya pelanggaran peraturan di bidang Pasar Modal.
