“Kita menggelar Mukernas di sini, di Pelatnas PBSI, di rumah besar bagi keluarga besar bulutangkis Indonesia. Bulutangkis harus tetap menjadi olahraga kebanggaan bangsa Indonesia untuk saat ini dan selamanya. Semoga segala permasalahan yang menghambat akselerasi prestasi bulutangkis bisa dipecahkan secara bersama-sama di sini,” tutur Agung.
Ditambahkan oleh Agung, dari forum Mukernas, para peserta bisa secara bersama-sama, penuh kebersamaan dan kekeluargaan membahas berbagai hal untuk peningkatan prestasi bulutangkis. Tak hanya di panggung dunia tetapi juga menggairahkan pembinaan di daerah.
“Saya mengharapkan, selama berlangsung, Mukernas tetap bisa guyub. Kalau ada hal-hal yang harus disampaikan secara kritis, bisa kita bicarakan di sini. Seluruh peserta bisa menyalurkan aspirasi dan uneg-unegnya. Mari kita bersama-sama mencari solusi terbaik demi kemajuan prestasi bulutangkis Indonesia,” tambah Agung.
Mukernas PBSI 2022 diikuti 34 Pengurus Provinsi. Selama tiga hari, banyak hal yang disampaikan oleh pengurus provinsi. Mulai dari soal prestasi, organisasi, pertandingan dan perwasitan, keabsahan, perlunya standar kepelatihan yang seragam di daerah, persiapan Pra-PON, hingga penerapan sports science.
