“Kasus jarang banget itu. Tapi, saat ini masyarakat banyak dihadapkan pada tantangan kesehatan yang makin beragam. Usahakan selalu jaga kesehatan dan kebersihan di lingkungan sekitar,” imbaunya, disitat dari laman PBNU, Jumat (30/12).
Tantangan kesehatan yang dimaksud adalah kemunculan virus dan bakteri baru yang selalu bermutasi, kasus resistensi antimikroba yang kian mengancam, serta berbagai gangguan kesehatan.
Di sisi lain masyarakat juga masih dihadapkan pada berbagai masalah kesehatan laten, seperti kasus stunting alias gizi buruk yang menimpa satu dari tiga anak di Indonesia, serta masih tingginya angka kematian ibu dan bayi.
“Tahun ini saja, beberapa penyakit marak ditemukan, seperti hepatitis akut (acute hepatitis of unknown aetiology), cacar monyet (monkeypox), gangguan ginjal akut progresif atipikal (GGAPA), serta pandemi Covid-19 yang masih belum berakhir secara faktual,” ungkap Ketua Satgas NU Malang Raya itu.
Tantangan kesehatan tersebut, ucapnya, perlu dipetakan dan diantisipasi. Selain itu, sangat diperlukan ruang diseminasi pengetahuan bagi masyarakat agar mampu lebih permasalahan dan tantangan kesehatan masa depan.
