“Namun BPDB tidak merinci tingkat kerusakan pada 75 unit rumah warga lainnya,” ungkap Abdul Muhari, Jumat (6/1/2023).
Berdasarkan informasi dari tim reaksi cepat BPBD Kabupaten Gowa, warga yang berada pada sejumlah desa di 4 kecamatan merasakan fenomena angin kencang tersebut. Meskipun terjadi kerusakan pada rumah warga, BPBD Kabupaten Gowa tidak mengidentifikasi adanya warga yang mengungsi.
Desa atau kelurahan yang teridentifikasi antara lain, Desa Manjalling, Mandalle, Tanabangka, Borimatangkasa, Gentungang dan Kalemandalle di Kecamatan Bajeng Barat, Desa Moncobalang, Lembang Parang, Tamannyeleng, Biringala, Tinggimae dan Benteng Somba Opu di Kecamatan Barombang, serta dua kecamatan lain.
Dua kecamatan tersebut antara lain Kecamatan Pallanga dan Parangbanoa.
Fenomena serupa juga terjadi di Kabupaten Takalar, Provinsi Sulawesi Selatan, pada Kamis (5/1) pukul 14.30 waktu setempat atau WITA. Angin kencang terjadi bersamaan hujan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah kabupaten.
Tidak ada laporan adanya korban luka-luka atau warga mengungsi. BPBD Kabupaten Takalar menginformasikan sebanyak 98 Kepala Keluarga (KK) terdampak. Untuk lokasi yang terkena imbas angin kencang berada di Desa Tamalate, Kecamatan Galesong Utara, Takalar.
