Berikut sebagian jumlah keanekaragaman hayati dari Indonesia yang tercatat. Jumlah jenis burung: 1.723. Jumlah spesies amfibi: 383. Jumlah spesies ikan: 4.813. Jumlah spesies mamalia: 729. Jumlah spesies reptil: 772. Jumlah spesies tumbuhan tingkat tinggi / berpembuluh: 19.232.
- Kolombia – (GB Index 369,76)
Dalam beberapa hari di Kolombia, seseorang dapat melakukan perjalanan dari padang pasir ke tundra alpine sambil melintasi hutan hujan, sungai, dan lautan. Negara ini memiliki lebih banyak spesies burung dan anggrek daripada yang lain, dan menempati urutan kedua dalam spesies tumbuhan, kupu-kupu, dan ikan air tawar.
Hewan unik seperti monyet Titi Kolombia, ayam jantan Andean, lumba-lumba merah muda, tapir gunung, anole biru, dan pirarucu hidup di sini. Kolombia adalah negara mekar dengan ribuan bunga. Yang menonjol adalah bunga mawar, anggrek, dan anyelir. Dan anggrek Cattleya trianae adalah bunga nasional Kolombia.
Berikut sebagian jumlah keanekaragaman hayati Kolombia yang sudah tercatat. Jumlah jenis burung: 1.863. Jumlah spesies amfibi: 812. Jumlah spesies ikan: 2.105. Jumlah spesies mamalia: 477. Jumlah spesies reptil: 634. Jumlah spesies tumbuhan tingkat tinggi / berpembuluh: 24.025.
- China – (GB Index 365,84)
China adalah negara terbesar ketiga di planet kita. Lanskapnya yang beragam menampung 10 persen tanaman dan 14 persen hewan dunia. Tetapi banyak spesies berada di ambang kepunahan. Efek merugikan terhadap keanekaragaman hayati telah diperburuk oleh penggunaan sumber daya hayati yang berlebihan dan tidak diatur.
