Ditambah lagi, lulusan Fakultas Vokasi dari ahli madya dan sarjana terapan, kebutuhannya sangat besar, tak hanya untuk pasar dalam negeri tapi juga luar negeri. “Kami sudah bekerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan dari Jepang, Korea, dan beberapa negara lain guna menyiapakan tenaga terampil siap kerja di luar negeri,” katanya seraya menambahkan Fakultasnya meluluskan 102 orang wisudawan tahun ini yang siap berkiprah mengisi pembangunan.
Senada, Rektor UKI, Dhaniswara K. Harjono mengingatkan wisudawan bahwa perubahan-perubahan terjadi dengan begitu cepat, kompetisi menjadi semakin tajam dan apabila tidak tanggap, maka akan tertinggal.
Ia mengutarakan wisudawan kali ini merupakan angkatan yang berhasil menyelesaikan studi dalam situasi yang tidak biasa, yaitu proses pembelajaran bauran (hybrid) di tengah-tengah pandemi Covid-19 yang membatasi mobilitas. Hampir seluruh kelas terselenggara dengan daring/online selama lebih kurang 2,5 tahun. Pandemi Covid 19 telah merubah cara pandang terhadap pelaksanaan pembelajaran tradisional.
