Tidak hanya ditanam di RPTRA, bibit-bibit tersebut juga akan ditanam di lokasi-lokasi yang dijadikan taman hasil penataan kawasan. Kemudian, bibit tersebut juga akan ditanam oleh petugas penanganan prasarana sarana umum (PPSU) di sejumlah lokasi yang membutuhkan penghijauan.
“Masing-masing RPTRA berbeda-beda. Ada yang luasnya seperti ini, lebar, bisa memungkinkan menanam tanaman produktif. Ada juga RPTRA yang tidak. Kita lihat saja. Jumat ini saya mau ke Jakarta Selatan, untuk melihat dua hingga tiga titik, saya mau lihat (kondisinya),” ungkapnya.
Menurutnya, penanaman bibit cabai dan terong ini, selain ingin menyukseskan program pemerintah untuk menjaga ketahanan pangan, juga memberikan semangat kepada masyarakat agar giat menanam tanaman produktif di lingkungannya.
“Jadi, narasi yang ingin dibangun adalah, kepada seluruh masyarakat untuk menyukseskan program pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan. Juga, mengajak dan memberikan semangat kepada masyarakat,” kata Heru.
Dalam kesempatan ini, Heru berpesan kepada seluruh Wali Kota, Camat dan Lurah untuk menjaga penghijauan di wilayahnya masing-masing. “Sekaligus juga saya minta, titip kepada Pak Wali Kota, Pak Camat, Pak Lurah se-Jakarta, titip ada RPTRA, ada kewajiban teman-teman lurah untuk satu titik satu kelurahan yang perlu dijaga penghijauannya. Dan juga setiap harinya, PPSU bisa mencari titik-titik lokasi, untuk menanam satu titik 10 bibit. Supaya Jakarta lebih hijau,” tambahnya. (Peri)
