Mongolia memiliki iklim kontinental yang kering dengan musim panas yang singkat dan suhu beku di musim dingin. Musim dingin yang panjang, bersalju, dan berangin dapat membuat suhu turun hingga -4°C. Selama bulan November dan Maret, suhu naik sedikit di atas titik beku, dengan bulan April dan Oktober yang paling hangat memiliki suhu puncak sekitar 38 °C di wilayah Gobi selatan. Mongolia adalah salah satu negara terakhir di mana beberapa orang masih hidup secara nomaden tetapi mayoritas telah beradaptasi untuk menahan suhu yang keras dengan cara modern.
- Norwegia – 37°C
Norwegia termasuk di dalam negara-negara Nordik yang terletak di atas Lingkaran Arktik kutub utara. Iklimnya pun masuk di dalam zona iklim subarktik. Norwegia bisa jadi lebih dingin, tetapi karena efek moderat dari Atlantik Utara dan arus laut Norwegia menaikkan suhu udara di wilayah pesisir. Namun, jauh di pedalaman Norwegia, kerap menghadapi suhu ekstrem dengan perbedaan mencolok antara suhu musim panas dan musim dingin.

