“Kita juga ingin memberikan dukungan dan bantuan semaksimal mungkin mengurangi penderitaan dan kepedihan saudara-saudara kita di Turkiye,” tambahnya.
Lebih lanjut, Muhadjir menerangkan, bantuan berupa personel tersebut dari INASAR, yang telah selesai bertugas dan kembali ke Tanah Air, serta Emergency Medical Team (EMT). Sedangkan transportasi udara, saat ini Pemerintah Indonesia masih mengoperasikan pesawat angkut berbadan lebar Hercules C-130 diminta oleh Pemerintah Turkiye sebagai alat transportasi logistik kemanusiaan.
“INASAR dan EMT dan angkutan logistik udara sampai sekarang masih beroperasi di sini dan masih bisa diperpanjang apabila diminta oleh Pemerintah Turkiye,” tambah Muhadjir.
Pada kesempatan itu, Menko PMK mengungkapkan, Pemerintah dan rakyat Indonesia dapat merasakan betapa kepedihan yang dirasakan masyarakat Turkiye sebagaimana masyarakat Indonesia juga sering tertimpa bencana.
“Ini menjadikan kita punya empati dan bisa merasakan apa yang dirasakan saudara-saudara kita di Turki ini,” ucapnya.
