Ipol.idIpol.id
Aa
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Reading: Bawa Budaya NTT ke Ibu Kota, Kisah Inspiratif Ibu Maria Bisa Kuliahkan Anak Berkat Tenun Ikat Warna Alam
Share
Ipol.idIpol.id
Aa
Cari berita disini...
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Ipol.id > Ekonomi > Bawa Budaya NTT ke Ibu Kota, Kisah Inspiratif Ibu Maria Bisa Kuliahkan Anak Berkat Tenun Ikat Warna Alam
Ekonomi

Bawa Budaya NTT ke Ibu Kota, Kisah Inspiratif Ibu Maria Bisa Kuliahkan Anak Berkat Tenun Ikat Warna Alam

Timur
Timur Published 25 Feb 2023, 08:35
Share
5 Min Read
tenun ikat NTT
Maria Sanam, 50, pengrajin tenun asal Desa Nekemunifeto, Kecamatan Mollo Tengah, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur (NTT) saat menghadiri giat BCA Expoversary 2023, di ICE BSD, Tangerang, Jumat (24/2). Foto: BCA
SHARE

“Tenun merupakan salah satu mata pencaharian sa, ini telah membantu sa membiayai anak sekolah sampai kuliah,” ujar Maria.

Maria sudah berkarya tenun ikat sejak di bangku kelas 3 SD, buah belajar dari kedua orang tuanya. Namun hampir sepanjang dia menenun, pewarna digunakan adalah pewarna sintetis, sebagaimana digunakan penenun lain di desanya. Bagi para penenun, menggunakan benang berwarna sintetis bisa dibilang pilihan masuk akal karena mudah diakses, murah, dan prosesnya cepat.

Sekretaris Jenderal Warlami Suroso menjelaskan bahwa pada mulanya masyarakat NTT, khususnya Timor Tengah Selatan telah menggunakan pewarna alam untuk tenun ikat. Tetapi kedatangan VOC dan hubungan perdagangan intens membuat penduduk setempat beralih ke pewarna sintetis.

“Tidak hanya di NTT, di mana saja di mana ada wastra, wastra itu kain adati berupa tenun, batik, dan segala macam, pasti sejak jaman dulu sudah menggunakan bahan pewarna alam. Tapi sejak masuknya bahan pewarna sintetis saat VOC masuk, orang-orang asing membawa bahan-bahan pewarna sintetis, secara perlajan mereka beralih ke bahan pewarna sintetis lebih cepat pemakaiannya, mudah, dan harganya lebih murah sehingga pewarna alam sebagian besar ditinggalkan,” terang Suroso.

Baca Juga

BCA Syariah mencatat pertumbuhan aset dan laba meningkat sepanjang 2024. Foto: Dok BCA Syariah
BCA Syariah Tutup 2024 dengan Kinerja Positif
BCA Umumkan Djohan Emir Setijoso Mundur dari Presiden Komisaris
Sebar Hadiah iPhone 15, BCA Ajak Kampanyekan Bakti untuk Indonesia Lewat Kompetisi Ini
Previous Page12345Next Page
GN

Follow Akun Google News Ipol.id

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami
TAGGED: BCA, BCa anniversary, bca expoversary, Maria Sanam, tenun ikat, tenun ikat NTT
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Copy Link
Previous Article Four Points by Sheraton Surabaya Yuk Liburan Seru Ala Urban di Four Points by Sheraton Surabaya
Next Article IMG 20230223 WA0055 Buronan Pencabulan Anak Diringkus Kejagung, Berstatus PNS

TERPOPULER

TERPOPULER
IMG 20260512 WA0186
HeadlineNews

Viral! Ayu Aulia Bongkar Hubungan Rahasia dengan ‘Bupati R’

HeadlineJabodetabek
Nahas Mobil MBG Seruduk Lapak Pedagang di Bekasi, Korban Terpental di Depan Minimarket
12 May 2026, 19:58
Ekonomi
Gali Ide Inovatif Gen-Z, Pegadaian Semarang Luncurkan Business Case Competition 2026 di UNNES
12 May 2026, 19:15
HeadlineNews
Atap Kelas MTs Muhammadiyah 4 Sragen Ambruk Saat KBM, Belasan Siswa dan Guru Terluka
12 May 2026, 21:19
HeadlineHukum
KPK Kembali Periksa Politisi PAN Terkait Korupsi Bupati Rejang Lebong
12 May 2026, 21:53
Ipol.idIpol.id
Follow US

IPOL.ID telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor 1084/DP-Verifikasi/K/IV/2023
https://dewanpers.or.id/data/perusahaanpers

Copyright © IPOL.ID. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Logo Ipol.id Logo Ipol.id
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?