Ipol.idIpol.id
Aa
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Reading: Menguji Kevalidan Data BPS Soal Kemiskinan Ekstrem di Jakarta
Share
Ipol.idIpol.id
Aa
Cari berita disini...
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Ipol.id > Opini > Menguji Kevalidan Data BPS Soal Kemiskinan Ekstrem di Jakarta
Opini

Menguji Kevalidan Data BPS Soal Kemiskinan Ekstrem di Jakarta

Timur
Timur Published 18 Feb 2023, 13:00
Share
7 Min Read
sudut kumuh jakarta
Ilustrasi. Salah satu sudut kumuh Jakarta. Foto: net
SHARE

Beginilah jadinya, warga lebih suka dianggap dan dicatat hidup dalam kondisi miskin dan akibat kesulitan hidup tapi karena data tidak valid sering tidak mendapatkan bantuan sosial (Bansos) dari pemerintah. Padahal banyak Bansos pemerintah seperti   Bantuan Pangan Non Tunai, Bansos Pandemi, Bansos BLT, Bantuan Minyak Goreng, Bantuan Disabilitas, dan Bantuan Lansia sering salah sasaran. Bahkan terjadi di Jakarta jutaan paket bansos  menumpuk jadi busuk seperti di Jakarta karena  tidak disalurkan kepada warga yang membutuhkan.

Banyak penelitian di lakukan di kampung di Jakarta datanya kurang akurat karena mekanisme atau cara pengambilan datanya patut dipertanyakan. Melihat pengalaman di atas memang perlu pengawasan dan uji ulang hasil penelitian yang dilakukan dengan menggunakan  warga di kampung. Memang pertimbangannya, penelitian akan lebih baik dan akurat datanya jika penelitiannya melibatkan kader warga. Pelibatan kader warga karena dianggap lebih mengenal, menguasai dan mengetahui kondisi warga di kampung bersangkutan. Hasilnya akan baik dan akurat jika penelitian yang dilakukan disertai pengawasan lapangan oleh penyelenggaranya seperti BPS Jakarta.

Previous Page12345Next Page
GN

Follow Akun Google News Ipol.id

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami
TAGGED: Azas Tigor Nainggolan, BPS, kemiskinan ekstrem, miskin, penduduk jakarta
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Copy Link
Previous Article IMG 20230218 WA0019 Bertemu 54 Anggota Fraksi Demokrat DPR RI, AHY Instruksikan Panaskan Mesin Partai
Next Article IMG 20230218 WA0020 Hadapi Ancaman Bencana, Dewan minta BPBD Perkuat Sistem Peringatan Dini

TERPOPULER

TERPOPULER
Jelang AVC Men's Champions League 2026, di Pontianak, Bhayangkara Presisi, Bidik 4 Pemain Kelas Dunia
HeadlineOlahraga

Jelang AVC Men’s Champions League 2026 di Pontianak, Bhayangkara Presisi Bidik 4 Pemain Kelas Dunia

Olahraga
Menpora Erick Tekankan Keterlibatan Swasta Demi Kemajuan Olahraga Nasional
07 May 2026, 08:00
Jakarta Raya
Permudah Akses Layanan, BPJS Ketenagakerjaan Edukasi Peserta Manfaat Aplikasi JMO
07 May 2026, 11:04
Telkom
Bumi Berseru Fest 2025: Telkom Apresiasi 17 Inovator Lingkungan Terbaik
07 May 2026, 14:25
Ekonomi
Peringati Hari Buruh Internasional, Serikat Pekerja Pegadaian Makassar Gelar Pekan Olahraga dan Seni
07 May 2026, 10:32
Ipol.idIpol.id
Follow US

IPOL.ID telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor 1084/DP-Verifikasi/K/IV/2023
https://dewanpers.or.id/data/perusahaanpers

Copyright © IPOL.ID. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Logo Ipol.id Logo Ipol.id
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?