“Saya menyambut baik sosialisasi Satu Agen Pegadaian Satu Desa Dan Desa Sehat ini. Mudah-mudahan nanti bisa membantu masyarakat di desa yang saat ini banyak sekali masyarakat kita yang terkena iming-iming dari bank keliling dan pinjol atau pinjaman online,” kata Zaki.
Sementara itu, Ketum APDESI, Surta Wijaya menyampaikan, pihaknya sangat tertarik dengan program 1 desa 1 agen tersebut. Menurutnya, dengan adanya Agen Pegadaian di desa amak aktivitas ekonomi akan hidup sehingga perputaran ekonomi menjadi lebih baik.
“Harapan saya, bisa membantu pelayanan masyarakat dalam bentuk simpan pinjam yang baik. Kemudian bisa menyerap tenaga kerja,” tuturnya.
Agen Pegadaian di desa nantinya, diharapkan tidak hanya melayani simpan pinjam saja tapi juga ada kegiatan ekonomi dalam bentuk jual beli sehingga masyarakat tidak perlu pinjam uang ke pinjol. (Timur)
