“Mereka kelimpungan pasang bendera segala macem karena mereka tidak terlembaga dengan baik. Kalau terlembaga dengan bagus mau pemilu besok juga siap. Ketika konstituen sudah dibangun kokoh, solid mereka tidak akan seperti ini,” ujarnya.
Lebih lanjut dia menegaskan bahwa Pemilu bukanlah ajang pencarian bakat. Oleh karena itu peserta pemilu dituntut untuk merubah pola lama yang mengandalkan momentun sesaat seperti halnya memberikan panggung hiburan kepada masyarakat saat masa kampanye.
“Pemilu tidak seperti talent show yang divoting saat itu juga, tapi pemilu itu harus dipelihara dengan baik,” pungkasnya. (Peri)
