Sekolah Caleg Muda ini juga akan diisi dengan materi kepemimpinan, peran fungsi legislasi, sistem demokrasi di Indonesia, dan strategi pemenangan. Bahkan, akan mendapatkan dukungan dari para relawan sosial politik yang sudah diseleksi dan dilatih sesuai dengan gagasan dan nilai Turun Tangan.
Menurutnya, program sekolah Caleg Muda ini diapresiasi oleh masyarakat dan diikuti secara antusias oleh peserta. Kurang lebih ada 111 Calon Legislatif (Caleg) muda yang berminat dan mendaftar dalam program ini. Namun, pihaknya menyeleksi sebanyak 20 peserta untuk diikutkan dalam tahap pelatihan (training).
“Teknisnya, pasca training para peserta akan mengikuti tahap coaching. Yang jelas, program Caleg Muda ini merupakan sebuah sekolah politik alternatif. Berbeda dengan sekolah politik biasa, program Caleg Muda menawarkan materi seputar strategi kemenangan,” katanya.
“Harapannya, para peserta dapat duduk di kabupaten, provinsi, bahkan tingkat pusat. Pun kami mendorong agar senantiasa mengedepankan etika politik yang baik. Selain itu, para Caleg ini memiliki value yang sama dengan Gerakan Turun Tangan, yakni berintegritas dan pengalaman di bidang sosial dan politik,” pungkasnya.(Peri)
