“Pertumbuhan electric vehicle ini harus didukung oleh ekosistem yang sangat bagus, hingga komponen sparepart harus dipersiapkan, ketika ekosistem sudah tercipta dengan baik maka masyarakat tidak segan untuk berpindah ke kendaraan listrik,” kata Wiluyo.
Wiluyo mengatakan, saat ini data penggunaan listrik meningkat sehingga dia optimistis ini diikuti peningkatan jumlah pengguna kendaraan listrik. Berdasarkan data dari Kementerian Perhubungan pada pertengahan tahun 2022 ini kendaraan listrik sudah mencapai 22.671 unit.
“Data yang kami punya pada Maret 2023, penggunaan Electric Vehicle (EV) sudah mencapai 40 ribu, atau 2 kali lipat dari sebelumnya,” ujarnya.
Sementara kata Wiluyo, infrastruktur pengisian kendaraan listrik yang tersedia saat ini yakni 616 SPKLU, 1.056 Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum (SPBKLU) dan 6.705 Sistem Pengisian Listrik Umum (SPLU). Rencananya, pada tahun 2023 akan terus dilakukan penambahan infrastruktur pendukung EV menjadi 750 unit SPKLU, 3.000 unit SPBKLU dan 15.000 unit SPLU.
