Ulat-ulat yang dibudidayakan memakan sampah-sampah organik masyarakat sekitar, jadi budidaya ulat maggot bisa mengatasi permasalahan sampah organik.
Selain itu, ulat maggot dapat dijadikan pakan ternak alternatif ramah lingkungan yang bernilai jual. Jadi, tidak hanya menjadi solusi pengelolaan sampah organik, budidaya ulat maggot juga dapat bernilai ekonomi.
“Ini potensinya sangat luar biasa, sampah domestik dan organik yang dihasilkan oleh rumah tangga akhirnya tidak terbuang sia-sia. Ibarat kalau ada kelapa, (kelapa tersebut) masih bisa diperas terus dan bisa menghasilkan nilai ekonomi yang tinggi.
Sampah organik dimakan maggot, maggot dijadikan pakan ternak, pakan ternak dijual, seperti itu terus siklus berputar sehingga ada perputaran ekonomi di lingkungan sekitar. Jika ekonomi sudah berjalan, masyarakat bisa berdaya,” ucap Gilang Muzammil, perwakilan PT Sorini Agro Asia Corporindo (Cargill).
Sebagai informasi, Cempaka Foundation merupakan Cempaka Foundation (Yayasan Cempaka Education Center) adalah organisasi nonprofit yang berdiri tahun 2016 sebagai entitas organisasi “YAYASAN”. Visi utamanya adalah menciptakan masyarakat mandiri berbasis ekonomi dan berbudaya lingkungan.

