Kategori ini belum cukup karena sampah non-organik, seperti plastik, kaca, dan kertas, masih tercampur sehingga sulit didaur ulang. Hal ini dapat menyebabkan sampah plastik menumpuk dan bocor ke lingkungan dalam wujud mikroplastik.
Sheila Kansil, perwakilan Yayasan Wings Peduli menuturkan pentingnya edukasi dan kolaborasi untuk meningkatkan kesadaran mengenai pemilahan sampah.
“Kampanye #PilahdariSekarang menjadi medium kami terjun langsung ke masyarakat untuk menyosialisasikan pentingnya memilah sampah dan cara menerapkannya, untuk meningkatkan kesadaran memilah sampah dari rumah. Inisiatif ini tentu akan kami lanjutkan dengan berbagai program di bidang lingkungan lainnya, sehingga dapat menjadi gerakan berkelanjutan,” ungkap Sheila Kansil dalam keterangan tertulis yang diterima ipol.id, Senin (13/3).
Kampanye #PilahdariSekarang terdiri dari dua elemen penting. Pertama adalah edukasi, di mana Yayasan Wings Peduli akan terjun langsung ke masyarakat di berbagai daerah melalui berbagai kegiatan interaktif. Mulai dari memanfaatkan medium informasi menarik, game interaktif, hingga fasilitas tempat sampah pilah, untuk meningkatkan kesadaran mengenai pemilahan sampah.

