Kementerian PUPR telah mengalokasikan dana sekitar Rp4,8 triliun dari tahun 2020-2023 untuk mendukung 4 KSPN tersebut, sehingga diperlukan komitmen Pemerintah Daerah untuk menerima aset infrastruktur yang telah dibangun agar dapat segera dipelihara. Dukungan infrastruktur Kementerian PUPR direncanakan secara terpadu mulai dari konektivitas, penyediaan air baku dan air bersih, pengelolaan sampah, sanitasi, hingga perbaikan hunian penduduk, melalui sebuah rencana induk pengembangan infrastruktur yang mempertimbangkan aspek lingkungan, sosial, dan ekonomi.
ITMP ini akan menjadi dokumen perencanaan infrastruktur yang terintegrasi untuk mendukung keterpaduan pengembangan pariwisata secara optimal. Dari 10 destinasi Pariwisata Prioritas, sebanyak 6 KSPN ditugaskan kepada Kementerian PUPR untuk dikembangkan melalui program ITMP, yakni Danau Toba, Borobudur-Yogyakarta-Prambanan, Bromo-Tengger-Semeru, Lombok, Labuan Bajo, dan Wakatobi.
Turut hadir dalam rapat, Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno, dan Kepala Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah (BPIW) Kementerian PUPR Rachman Arief Dienaputra. (ahmad)

