Menurut Omdia, jumlah judul yang tersedia pada layanan SVOD di AS melampaui 40 ribu judul hingga Q3 2022. Pengeluaran pemrograman di AS juga tumbuh sebesar 11 persen pada tahun 2022, mencapai USD122,4 miliar.
Riset ini juga memberi negara-negara peringkat berdasarkan pengeluaran pada konten dan layanan terkait game selama sepuluh tahun terakhir dengan AS, Tiongkok, Jepang, Inggris, serta Korea Selatan menduduki posisi lima teratas.
Selain itu, riset Omdia menemukan dunia para pemain game jauh lebih besar daripada bioskop di semua kelompok usia. Lebih dari 50 persen demografi berusia 55–64 lebih memilih permainan daripada bioskop di AS, sementara perempuan berada di posisi terdepan dalam permainan seluler di Inggris dan Jerman.
“Sebagai antusiasme sensasional seputar film ‘Super Mario Bros.’ mendatang, salah satu waralaba permainan video terpopuler yang dijadwalkan kembali ke layar lebar bulan April ini, popularitas serial fiksi-ilmiah ‘The Last of Us’ dan ‘Stranger Things’ terus berlanjut, tidak mengherankan bahwa pendapatan game tersebut diperkirakan akan mencapai tingkat sangat tinggi berkat pertumbuhan katalog adaptasi televisi serta film,” pungkas Rua Aguete.
