Maka, untuk mempertahankan bisnis ini, produsen kopi juga harus memiliki kapasitas dan kemampuan yang baik untuk memproduksi dan memproses produk mereka agar diperoleh nilai tambah dan harga tinggi di pasar.
Pemerintah harus mencari terobosan teknologi dan kebijakan strategis dalam pengembangan agribisnis kopi di Indonesia. Salah satunya dengan membangun kemitraan usaha yang mempertautkan aktor-aktor pasar dalam pengembangan kopi, guna menjamin peningkatan pendapatan petani.
Untuk menjamin ketersediaan teknologi produksi, pemerintah dapat menciptakan peluang dengan mengadopsi sistem dari negara-negara dengan produktivitas tinggi. Oleh karena itu, perlu dikaji kendala dan peluang agribisnis saat ini.
Lantas diperlukan rumusan alternatif strategi pemanfaatan peluang untuk meningkatkan produksi dan menembus pasar ekspor. Langkah ini akan mampu meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat pelaku agribisnis kopi di Indonesia secara berkelanjutan. (timur)

