“Boleh jadi, Alquran isyarat 30 juz dalam Alquran Kemenag Android ini adalah yang pertama ada di dunia. Namun, yang lebih penting dari itu adalah penunaian amanah UU No8/2016 dan upaya memudahkan teman-teman Tuli mempelajari Alquran, di manapun mereka berada,” tambahnya.
Terkait terjemahan Alquran Bahasa Daerah, Aziz mengatakan bahwa tahun ini sudah disajikan dua versi, yakni: Bahasa Sunda dan Bahasa Mandar. “Ke depan akan kami upayakan ditambah lagi dengan bahasa-bahasa daerah lainnya,” terang Aziz.
Terjemahan Alquran Bahasa Daerah merupakan hasil kajin Puslitbang Lektur Khazanah Keagamaan dan Manajemen Organisasi.
“Untuk akses penggunaannya dalam Alquran Kemenag berada di menu pengaturan, kemudian pilih fitur Terjemahan yang ditampilkan,” pungkas Aziz. (ahmad)
