Sebab, menurutnya, dengan adanya saldo e-Toll kurang yang dimiliki pengemudi mobil dan dilakukannya top up e-Toll di gardu tol maka akan berdampak pada waktu penundaan yang cukup signifikan.
Lebih jauh, Lisye mengingatkan, pengguna jalan dengan perjalanan menerus untuk arus balik, terutama dari arah Semarang menuju Jakarta harus menyiapkan e-Toll minimal saldo sebesar Rp500.000.
Kemudian untuk pengguna jalan dari arah Surabaya, agar menyiapkan e-Toll dengan saldo sebesar Rp800 ribu. Sehingga ketika itu tercukupi maka kemacetan arus lalu lintas dapat diminimalisir. (Joesvicar Iqbal)
