“Para pemain muda kita telah memberikan contoh, bagaimana karakter bangsa kita seharusnya yang tetap melawan dan berjuang, meski terus diprovokasi dan ditekan. Mereka menjadi hero-hero baru yang menginspirasi masyarakat, terutama kaum muda dan milenial kita agar terus fight untuk membangun Indonesia agar semakin maju,” lanjutnya.
Erick mengatakan boleh gembira, tapi jangan terlalu larut dalam euforia. Prestasi ini harus dijaga konsistensi dan keberlanjutan karena jalan masih panjang. Medali emas SEA Games, bagi Erick, musti menjadi pijakan kuat bagi PSSI kian memacu transformasi sepakbola Indonesia agar prestasi ini berlanjut di Piala AFF, Asian Games, Piala Asia, Kualifikasi Piala Dunia, dan juga Olimpiade.
“Sukses ini akan jadi pengalaman berharga kita dalam membentuk timnas yang kuat di segala usia, lalu transformasi sepakbola nasional kita lanjutkan pentahapannya karena tugas-tugas masih banyak yang harus diselesaikan. Euforia kemenangan ini, maksimal seminggu, karena pemain juga perlu istirahat dan bertemu keluarga, untuk selanjutnya kita teruskan pembenahan di PSSI,” ujar Erick. (bam)
