Sementara di bagian putri, Mongolia dipimpin dua pecatur bergelar Women Grand Master(WGM), Vietnam 5 WGM, Filipina 1 WGM, Singapura 1 WGM, serta tuan rumah Indonesia 2 WGM.
Para pecatur WGM yang akan bersaing itu dari Mongolia, WGM Enkhtuul Altan-Ulzii((2264) dan Munguntuul Batkhuyag(2408). Sedangkan lima pecatur WGM Vietnam diantaranya, Thi Kim Phung Vo(2351), Nguyen Thi Mai Hung(2193), Nguyen Thi Thanh An (2252), Hoang Thi Bao Tram(2277), Le Than Tu(2103). Sedangkan, Singapura dan Filipina diperkuat satu pecatur WGM yakni, Gong Qianyun(2247) dan Janelle Mae Frayna(2266).
Tuan rumah diperkuat WGM Irene Kharisma Sukandar(2390) dan WGM Medina Wardah Aulia(2369). Tuan rumah mengharapkan merebut satu tiket untuk lolo ke Kejuaraan Dunia 2023 yang akan dilangsungkan di Azerbaijan.
“Seperti yang saya katakan sembelumnya jika peserta yang tampil cukup kuat dan merata kekuatannya. Ada pecatur Mongolia, Vietnam yang kuat tradisi catur putrinya dan peraih medali emas SEA Games asal Singapura,” kata Irene yang tahun lalu mampu merebut satu tiket World Cup bersama pecatur putra Indonesia GM Susanto.
