Sementara GM Susanto Megaranto yang sebelumnya menempati urutan ke-3 terlempar ke posisi ke-7 dengan 3 poin (2 kali menang, 2 kali remis dan 1 kali kalah).
Ditemui usai laga, GM Novendra Priasmoro mengakui kemenangannya atas Susanto Megaranto kali ini agak berbau keberuntungan. Karena berdasarkan kalkulasi pertandingan seharusnya berakhir remis.
“Harusnya remis. Hanya saja Mas Santo maksa dan kemudian lengah ketika melangkahkan Kudanya ke petak b3. Praktis dia hanya bertahan karena posisinya kurang bagus. Sebelum Kuda ke b3 pertandingan cenderung mengarah ke remis,” beber Novendra.
Menghadapi babak selanjutnya, Novendra mengaku akan lebih fokus lagi dalam bermain untuk memaksimalkan peluang menjadi juara atau setidaknya bisa merebut tiket lolos ke Piala Dunia Catur 2023.
“Kan habis kalah di babak ke-4. Jadi kemenangan kali ini sangat berarti karena masih punya peluang untuk juara atau setidaknya merebut tiket lolos ke Piala Dunia,” ujar Novendra.
“Yang penting fokus setiap babak. Terutama dalam hal opening atau pembukaan. Karena saya masih suka buru-buru saat opening. Akibatnya sering kesulitan mengembangkan strategi permainan,” imbuhnya.
