“Awalnya saya kira layanan yang diberikan untuk peserta kelas tiga tidak sebagus yang di atasnya, tapi pengalaman pribadi mendampingi istri ketika menjalani operasi sesar itu mengubah keraguan saya menjadi rasa puas. Mulai dari prosedur layanan yang sama, sikap petugas hingga dokter juga sama ramahnya, hingga makanan serta obat-obatan juga tidak ada pengurangan sama sekali, bedanya cuma kamar sesuai kelas rawat peserta,” lanjutnya.
Tidak hanya dari segi pelayanan kesehatan di rumah sakit, Arif mengutarakan seluruh biaya yang muncul dari tindakan operasi sesar dan perawatan ditanggung oleh BPJS Kesehatan. Berkaca dari pengalamannya itu, Arif mengimbau kepada seluruh peserta JKN agar tidak perlu risau saat butuh layanan di fasilitas kesehatan, selama status kepesertaan aktif dan sesuai prosedur peserta bisa mendapatkan jaminan kesehatan yang bagus. (adv)
