Dikatakan, Pelatda PON 2024 telah dimulai sejak 2022 lalu khususnya untuk cabang olahraga individu dan di tahun ini cabang olahraga beregu juga telah menggelar Pelatda.
“Pelaksanaan Pelatda seluruhnya sudah berjalan. Beberapa cabang ada yang menggunakan pelatih asing atau menggelar latihan di luar negeri, serta try out di dalam maupun di luar negeri sudah kami programkan,” ungkap Hidayat Humaid.
Menyinggung masalah anggaran Pelatda, ia mengatakan bahwa 100 persen sumber anggaran didukung oleh APBD DKI Jakarta.
“Kalo bicara cukup tidak cukup, sebetulnya tidak. Tapi apapun dan berapa pun yang kita terima harus kita optimalkan. Itu pun harus kita evaluasi dan revisi lagi beberapa program. Tapi, berapa pun anggaran yang diberikan tidak menyurutkan semangat kami untuk meloloskan atlet sebanyak mungkin dan menjadi juara umum PON 2024,” tuturnya lagi.
Ia juga memaparkan, bahwa pada ajang SEA Games Kamboja 2023 tercatat sekitar 129 atlet berasal dari DKI Jakarta.
“Memang untuk tahun ini, kami memiliki jadwal yang padat. Kami berharap agar para atlet tetap fokus,” katanya lagi.
