Namun terpantau seusai salat Jumat, sejumlah aparat polisi Polsek Jatinegara menuju ke lokasi rumah yang diduduki kelompok preman itu. Sehingga sekelompok preman itu pun pergi dari rumah yang sempat didudukinya.
Aksi intimidasi dan menduduki rumah yang ditempatinya sejak Tahun 1958 itu diduga dilakukan agar Apin dan keluarga tidak bisa tinggal di rumah tersebut.
Saat ini preman tersebut sudah meninggalkan lokasi rumahnya. Dia berharap pihak kepolisian bisa memberikan rasa aman kepada warga yang mendapatkan intimidasi para preman tersebut. (Joesvicar Iqbal)
