Pendiri Ciputra Golfpreneur Foundation, Budiarsa Sastrawinata, menyampaikan ajang tersebut selama bertahun-tahun konsisten sebagagai sarana pegolf junior untuk naik kelas.
Salah satu contohnya, kata Budiarsa, pegolf putri Jepang Nasa Hataoka yang kini peringkat 14 dunia merupakan jebolan turnamen Ciputra World Championship yang menang pada edisi 2016.
“Secara konsisten ini kita lakukan setiap tahun yang awalnya hanya untuk peserta junior Indonesia lalu ditingkatkan untuk junior ASEAN. Kemudian Asia dan akhirnya menjadi junior world championship. Harapannya junior-junior kita bisa menunjukkan prestasi,” kata Budiarsa.
Kali ini juga dilakukan kerja sama dengan Future Champions Golf (FCG) dari Amerika Serikat. Pegolf terbaik di sektor putra dan putri baik itu di kelas A, B, dan C berkesempatan meraih tiket berlaga di ajang prestisius FGC Callaway World Championship.
Total ada 104 peserta dari 12 negara yang akan berjuang di Mandiri Ciputra Golfpreneur Junior World Championship 2023 yakni Indonesia, Afrika Selatan, Australia, Filipina, Jepang, Thailand, Singapura, Tiongkok, Korea Selatan, Malaysia, Hong Kong, dan Amerika Serikat. (bam)

