“Di Jakarta ini ada 200 lapangan voli yang tersebar di kelurahan-kelurahan di seluruh wilayah Ibukota. Dengan demikian, akan banyak yang memanfaatkan lapangan voli di Jakarta,” ujar Taufik sesaat terpilih memimpin bola voli di Jakarta, Tahun 2019.
Selain itu, mantan ketua partai Gerindra DKI Jakarta ini, setiap acara pelepasan tim DKI Jakarta menghadapi berbagai kejuaraan atau turnamen selalu berpesan agar menjaga nama Ibukota dan mencapai prestasi maksimal.
Pada masa kepemimpinan Almarhum, DKI Jaya menyumbangkan satu medali perak dan satu perunggu pada PON XX/2021 Papua.
“Almarhum bukan hanya berpesan saja kepada para atlet, tetapi selalu memberikan apresiasi kepada atlet, baik ketika mau berangkat maupun sekembalinya dari kejuaraan maupun turnamen,” tambah Zulfarshah.
Dengan kepergian M. Taufik ini, Pengprov PBVSI DKI Jakarta kehilangan seorang tokoh pembina bola voli yang baik. Selamat jalan M. Taufik!(*)
