“Di Fortinet, kami berkomitmen menjembatani kesenjangan keahlian serta memberikan pengetahuan dan kesadaran yang diperlukan tentang keamanan siber kepada seluruh karyawan perusahaan. Solusi SASE Vendor Tunggal kami bertujuan menyederhanakan pengelolaan kebijakan keamanan dan meningkatkan pengalaman pengguna bagi karyawan jarak jauh, guna membantu perusahaan Indonesia mengatasi tantangan keamanan akibat perubahan tenaga kerja,” ujarnya.
Vice President of Marketing and Communications, Asia & ANZ Fortimet. Rashish Pandey mengatakan, kini dunia bergeser ke model kerja hybrid. Perusahaan menghadapi tantangan dalam mengamankan lingkungan ‘branch-office-of-one’, tempat karyawan dan perangkat beroperasi di luar batas-batas kantor tradisional.
Hasil survei di atas menggarisbawahi betapa pentingnya strategi keamanan komprehensif bagi perusahaan, yang mampu mengatasi kompleksitas dan risiko yang muncul akibat pertumbuhan kerja jarak jauh. Ia menjelaskan bahwa SASE Vendor Tunggal, dengan kapabilitas jaringan dan keamanan yang terkonvergensi, terbukti menjadi dobrakan bagi perusahaan yang mencari postur keamanan yang sederhana namun konsisten bagi pengguna di dalam dan di luar jaringan. (timur)
