“Saya tentu mendukung agar program seperti ini bisa ke semua daerah yang membutuhkan,” ucap perempuan yang juga menjadi Wakil Sekretaris Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta ini.
Sementara itu, Imron warga RT 04/06, Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat sangat menyambut baik penyediaan reservoir komunal itu. Sebelum ada instalasi ini, warga di sana tidak mendapatkan air perpipaan dari PAM secara lancar.
“Hampir tiap malam kami bergadang, menunggu air PAM mengalir ke rumah,” ujar Imron.
Sebelum diresmikan, reservoir ini sudah berjalan selama tiga bulan, dan dirasakan manfaatnya oleh warga disana. “Kami berterima kasih kepada PAM Jaya, karena air adalah kebutuhan kehidupan,” kata Neneng, warga RT 03/06.
Sedangkan Senior Manager Unit Pelayanan Pelanggan (UPP) Jakarta Barat dari PAM Jaya, Loekita menambahkan, air PAM di sana mengalir cukup lemah karena tekanan rendah. Hal ini dipicur karena jauh dari Distribution Centre R4 (DCR4) Jakarta Barat.
“Fungsi reservoir ini menampung air dari pipa PDAM, sehingga jumlahnya sesuai dengan kebutuhan warga. Jumlah air yang ditampung sebanyak 50 meter kubik. Pompa yang ada di reservoir ini mendorong air pam ke rumah-rumah warga,” jelas Loekita.

