Termasuk varian rasanya yang terdiri dari jeruk, strawberry dan apel. Sehingga membuat anak-anak semakin tertarik untuk mengkonsumsinya karena bisa merasakan seperti makan permen bukan suplemen.
Hal itu diakui oleh Angelyn, salah seorang staf di perusahaan startup. “Anak saya suka susah kalau minum vitamin yang model tablet dan saya sangat stres agar bisa membuat anak saya mau minum vitamin. Akhirnya, saya putuskan buat mencoba Vitasigi, karena saya pikir Vitasigi seperti permen tapi permen kesehatan, sesimpel itu. Harapannya, anak saya suka, dan ternyata mereka suka banget dan saya sangat bahagia dengan itu,” kata Angelyn.
Hal senada juga dituturkan oleh Rachel, seorang yang berprofesi sebagai graphic designer. “Vitamin salah satu hal yang penting untuk anakku, dan aku bukan tipe yang ribet. Menurut aku kepraktisan cukup penting dalam aku memilih beberapa produk termasuk vitamin untuk anak. Banyak produk dengan kemasan yang berbeda-beda seperti ada yg menggunakan strip, botol kaca dan juga botol plastik. Aku prefer botol plastik karena lebih ringan, anti pecah dan mudah dibawa sambil jalan jalan,” ujar Rachel.
