Menit 19, Arkha Mandiri melakukan pergantian. Fikri diganti Idang. Dejan masih memegang kendali permainan. Andi Sofyan maupun Gora kerap melancarkan tendangan langsung ke gawang Arkha Mandiri.
Menit 23, Dejan kembali mengganti dua pemainnya. Reza Diganti Jackson, Salip diganti Apip.
Peluang emas didapat Gora di menit 25. Gora melepaskan tendangan ke gawang. Namun posisinya offside. Skor babak kedua tetap 0-0.
Ketua Asprov PSSI Banten, Pilar Saga Ichsan mengapresiasi penampilan kedua tim.
“Luar biasa permainan kedua klub. Ball possesion 50:50. Luar biasa juga panitia yang sudah melangsungkan turnamen ini,” ucap Wakil Wali Kota Tangsel itu.
Dejan yang tampil sebagai juara berhak memboyong trofi dan uang Rp 50 juta. Arkha Mandiri mendapat Rp 30 juta. Sementara, Tujuh FC dan Aseng FC sebagai juara bersama membawa pulang masing-masing Rp 10 juta.
Pilar Saga Ichsan juga memberikan bonus kepada empat tim yang berprestasi. Dejan Rp 3,5 juta, Arkha Mandiri Rp 2,5 juta dan Tujuh FC serta kesebelasan Aseng masing-masing Rp 1,5 juta. (bam)

