Dia mengaku sudah diundang pihak Kelurahan Cikoko untuk menjalani mediasi.
Hasil mediasi menyatakan permasalahan saluran air yang dipenuhi limbah kotoran sapi di permukiman warga sudah ada sejak beberapa tahun lalu.
“Sejak alat bantuan dari pemerintah dalam hal ini sparing KLHK rusak, kotoran tersebut mulai dibuang ke saluran air hujan. Menurut beberapa pihak menyatakan masalah ini sudah lama sejak 2002, hal itu dikonfirmasi ketika saya mendatangi kantor Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Selatan,” jelas Hasan. (Joesvicar Iqbal)

