“Kami memperkenalkan kepada mereka puisi. Harapannya gen Z mau terus mengeksplor diri mereka agar mereka selalu mencintai puisi dan mereka tidak memendam bakat itu. Jadi, mereka dengan adanya wadah ini punya bekal untuk ke depannya mengembangkan karya-karya mereka,” tegas Fitri.
Pada kesempatan itu, Co-founder Komunitas Voice Of Cita, Rini Asriasni dihadirkan sebagai pemateri. Dalam pemaparannya, Rini menyampaikan, mengenai tips dan trik membuat puisi. Kemudian dia juga mengajarkan para peserta cara membaca puisi.
“Kami melihat penyakit anak muda itu ketika merasakan sesuatu itu suka melakukan hal-hal yang di luar ekspektasi. Tapi harapannya ketika teman-teman merasakan kesedihan, itu tidak menyalurkan pada hal-hal negatif, tapi bisa menyalurkan dalam bentuk menulis puisi,” ucap Rini.
Rini berharap, nantinya para peserta semakin mahir dalam membuat bait-bait puisi indah. Sehingga tercipta bibit-bibit sastrawan unggul yang dapat meneruskan perjuangan penyair terdahulu.
“Agar ke depan peserta bisa membuat puisi dengan baik, bisa buat buku atau segala macamnya. Karena puisi itu harus punya ruh dan teman-teman harus menghidupkan puisi yang dia buat,” harap Rini.
