Festival Indonesia-Finlandia ini diharapkan bisa menjadi agenda tahunan, serta melibatkan warga diaspora sebagai motor penyelenggaraan di masa mendatang. Acara pada 2023 menurut para pengunjung lebih meriah dibanding festival perdana tahun lalu, meski tak lagi digelar dua hari berturut-turut. Pengunjung silih berganti datang karena lokasi acara yang strategis di dekat mal besar serta titik stasiun kereta penting Ibu Kota Helsinki.
“Semua aspek dari kebudayaan Indonesia sangat mengasyikkan, tapi jujur yang paling berkesan buat saya adalah mencicipi pertama kali bakso Malang. Saya suka sekali,” kata Lassi Savolainen, salah satu pengunjung asal Helsinki yang datang ke festival ini mengajak dua anaknya.
Jari Sinkari, Direktur Jenderal Amerika dan Eropa Kementerian Luar Negeri Republik Finlandia, sangat mengapresisasi kembali digelarnya festival Indonesia-Finlandia. Sebagai diplomat yang pernah ditugaskan menjadi dubes di Jakarta, Sinkari mengaku adanya festival ini mengobati kerinduannya pada masakan nusantara yang lezat.
