Di antara gambar-gambar itu terdapat Wolf–Rayet, yang dikenal sebagai bintang dengan kelap paling terang. Amber Straughn dari NASA menjelaskan tentang bintang tersebut.”Cahaya bintang itu bergerak melintasi antariksa selama kira-kira 15 ribu tahun cahaya, sampai akhirnya ditangkap detektor di teleskop (Webb),” jelasnya.
Dengan Webb, tim ilmuwan berharap bisa melihat sekilas cahaya dari bintang dan galaksi pertama yang terbentuk 13,7 miliar tahun lalu, hanya 100 juta tahun dari Big Bang yang menciptakan alam semesta.
“Kami mengatakan pada musim gugur lalu, bahwa kita akan tahu bahwa teleskop ini berfungsi baik kalau kita mendapat gambar bintang yang tampak seperti bintang. Dan kini kita memilikinya. Gambar ini sebenarnya adalah paparan 2.100 detik, diambil kira-kira dua mikron.
Teleskop ini didesain bekerja pada atau di atas panjang gelombang itu. Kita tidak hanya melihat bintang dan lonjakan difraksi bintang, tetapi juga bintang-bintang lain yang sangat jelas di sekitarnya,” jelas Lee Feinberg, manajer elemen teleskop optik Webb di Pusat Penerbangan Antariksa Goddard NASA.
