“Bendungan Sepaku Semoi sudah 92 hingga 93 persen selesai. Bulan Agustus moga-moga bisa segera dioperasionalkan, artinya mulai diairi. Airnya mulai dibendung dan kemudian nanti akan terlihat bahwa bendungan ini akan dipakai sebagai sumber debit air, menjadi suplai air bagi Ibu Kota Nusantara dan daerah sekitar,” ujar Suahasil Nazara.
Wamenkeu mengatakan semula Bendungan Sepaku Semoi dibangun untuk mendukung area Balikpapan saja. Namun, ke depannya, bendungan tersebut juga akan mendukung IKN dan daerah sekitarnya sehingga dapat digunakan oleh seluruh masyarakat untuk pengairan dan irigasi, sekaligus menjadi sumber debit air.
“Kita sinergikan banyak sekali pembangunan yang memang sudah on going ketika kita membangun IKN,” kata Wamenkeu.
Pembangunan IKN bertujuan untuk memberikan kesempatan serta peluang yang lebih merata dengan menciptakan pusat-pusat pertumbuhan di luar Pulau Jawa. Sebagaimana arahan Presiden Joko Widodo, pemindahan IKN merupakan upaya bersama untuk mewujudkan pembangunan yang tidak hanya berorientasi pada Jakarta seperti yang telah berlangsung bertahun-tahun.
