Ipol.idIpol.id
Aa
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Reading: Kafe di Tokyo Sediakan Bilik untuk Tidur Sejenak Sambil Berdiri
Share
Ipol.idIpol.id
Aa
Cari berita disini...
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Ipol.id > Gaya hidup > Kafe di Tokyo Sediakan Bilik untuk Tidur Sejenak Sambil Berdiri
Gaya hidup

Kafe di Tokyo Sediakan Bilik untuk Tidur Sejenak Sambil Berdiri

Timur
Timur Published 09 Sep 2023, 23:58
Share
3 Min Read
Salah satu sudut book and bed cafe di Jepang.
Salah satu sudut book and bed cafe di Jepang. Foto: Toshiyuki Yano / space-design.jp
SHARE

IPOL.ID – Kalau jerapah saja dapat tidur sambil berdiri, mungkinkah manusia juga dapat melakukannya? Jawabannya bisa ditemukan di sebuah kafe di kawasan Harajuku, Tokyo.

Manusia tidur sambil berdiri seperti jerapah, itulah yang melatarbelakangi pembuatan sleeping pod Giraffenap, bilik untuk tidur yang sekarang ini tersedia di sebuah kafe di distrik Harajuku, Tokyo.

Yoshihito Nohara, manajer Koyoju Plywood Corporation, perusahaan Jepang yang membuat bilik tidur Giraffenap itu, mengatakan, “Setiap hari jerapah tidur sambil berdiri sekitar 20 menit. Dan seperti itulah, kami pikir 20 menit per hari juga merupakan lamanya waktu yang tepat untuk tidur sejenak. Itu sebabnya kami menyebutnya Giraffenap, karena begitulah cara jerapah beristirahat.”

Ruang kecil itu, kurang lebih seukuran bilik telepon, cukup untuk ditempati satu orang. Ada bantal-bantal penyangga untuk lutut dan punggung, serta penyangga kepala yang bisa ditekuk. Dengan bantalan yang menahan beban, seorang pengguna Giraffenap dapat tidur sejenak tetap dalam posisi tegak atau berdiri.

Baca Juga

Ilustrasi PLTN nuklir yang akan mengalirkan energi listrik di Indonesia. Foto: Daniele La Rosa/Pexels
Peneliti RI Terbang ke Jepang Perkuat Keamanan Nuklir dari Ancaman Siber
Bukan dengan Indonesia, Iran dan Jepang Bahas Keamanan Selat Hormuz
Perbati Siapkan 5 Petinju ke ke Asian Games XX tahun 2026 di Nagoya, Jepang

“Masalahnya kalau kita berbaring untuk beristirahat, kita dapat dengan mudah tidur satu atau dua jam, yang berdampak negatif terhadap tidur kita pada malam hari. Kami mendorong gagasan tidur sambil duduk. Tetapi dengan Giraffenap, kita dapat berdiri dan tidur. Ini bagus sekali untuk tidur singkat 20 menit, jadi kami memesannya,” ujar Manajer Nestle Jepang Jiro Takaoka.

Merek kopi instan Swiss itu telah mengoperasikan “kafe tidur” di Tokyo sejak 2017, dengan tempat-tempat tidur berdiri sebagai tambahan opsi terbarunya. Biayanya 825 yen atau sekitar 86 ribu rupiah per 30 menit. Meskipun tidur berdiri kedengarannya tidak masuk akal, para pelanggan menyampaikan ulasan awal yang positif kepada Reuters.

Miyazaki, karyawan di bidang teknologi informasi berusia 20-an yang baru pertama kali memanfaatkan bilik tidur itu, mengatakan, “Ini pengalaman saya tidur sambil berdiri. Berat badan saya tertopang lebih daripada yang saya perkirakan dan saya bisa beristirahat.”

Meskipun bilik itu sekarang ini sedang dalam masa uji coba di kafe tersebut hingga 17 September, produsennya mengatakan mereka sedang berupaya memasarkan bilik itu ke kantor-kantor dan rumah sakit-rumah sakit. Ini merupakan gagasan yang mungkin akan menarik bagi banyak orang di Jepang, karena data Organisasi bagi Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan (OECD) yang diterbitkan pada tahun 2021 menunjukkan bahwa dari 33 negara yang disurvei, orang-orang di Jepang yang tidur paling sedikit.

Penulis Tasuku Egawa, setelah melangkah keluar dari bilik tidur itu mengatakan, “Saya pikir berdiri akan sulit bagi lutut dan lain-lainnya. Tapi yang mengejutkan, ini tidak membebani lutut dan sebagainya. Saya merasa ini benar-benar diatur dengan cermat.” (voa/tim)

12Next Page
GN

Follow Akun Google News Ipol.id

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami
TAGGED: giraffenap, harajuku tokyo, hotel kapsul, jepang, kafe bed and book, kafe tidur jepang, kerja, tidur siang, workoholic
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Copy Link
Previous Article Suasana Emak-emak ikuti pelatihan buat satai/sate bandeng, menghadirkan pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) satai bandeng, Hj Siti selaku mentor di Kampung Link Ciluit, Kelurahan Deringo, Kecamatan Citangkil, Kota Cilegon, Banten, Sabtu (9/9) siang. Foto: Mak Pelatihan Buat Satai Bandeng Mak Ganjar Jadi Inspirasi, Buka Peluang Usaha Emak-Emak di Kota Cilegon
Next Article Ilustrasi Robot AI. PIBOT, Pilot Robot dengan Teknologi Kecerdasan Buatan

TERPOPULER

TERPOPULER
IT
Ekonomi

Artha Graha Peduli bersama Bank Artha Graha Salurkan Hewan Kurban di Masjid Istiqlal

Nasional
Masjid Istiqlal Tak Lagi Bagi Daging Kurban Langsung, Menag Minta Maaf ke Masyarakat
27 May 2026, 16:26
Kriminal
Spesialis Pencuri Kabel Tembaga Kuningan di Menara Jamsostek Ditangkap
27 May 2026, 14:00
Hukum
KPK Duga Eks Pejabat Kemenhub Terima Gratifikasi Terkait Kasus Korupsi Jalur Kereta
27 May 2026, 14:30
Jakarta Raya
Semangat Berbagi Idul Adha, Jurnalis Jakarta Utara Potong 13 Kambing dan 1 Sapi
27 May 2026, 23:33
Ipol.idIpol.id
Follow US

IPOL.ID telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor 1084/DP-Verifikasi/K/IV/2023
https://dewanpers.or.id/data/perusahaanpers

Copyright © IPOL.ID. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Logo Ipol.id Logo Ipol.id
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?