Besar harapan Aelyn agar kepolisian dapat segera menemukan titik terangnya dengan cara transparan dan tegak lurus kepada keadilan.
“Saya merasa kecewa kenapa oknum polisi yang saya pegang tangan kanannya di mana saat saya dengan kondisi lemah sedang dikeroyok oleh LS, GT, dan AT yang sudah ditetapkan sebagai tersangka tidak menolong saya. Kalau saat itu dia bantu saya tidak mungkin saya babak belur,” katanya.
“Apalagi saya mendengar anak saya Arthalia Gabrielle menangis melihat saya di perlakukan seperti itu pasti anak ku sedih,” ucap Aelyn Halim yang merupakan Puteri Indonesia Favorit 2020. (ahmad)
