Adapun di putri yang terpilih sebagai Best Player diberikan pada Marselina dari Jabar, Adapun Adriyanti Sari dari DKI keluar sebagai Best Goal Keeper dan Yola Artamevia dinyatakan sebagai Top Scorer.
Menurut Zulfydar Zaidar, ajang BK PON tahun 2023 di UNJ mengalami peningkatan jumlah pemain dan prestasi para atlet yang tampil. Hal itu membuat PB ABTI berusaha keras mengajukan bola tangan dapat dipertandingkan di POM Asean tahun 2024.
Para pemain yang memperkuat 13 tim putra dan 11 tim putri yang tampil di BK PON XXI prestasinya akan dievaluasi, khususnya mereka yang masih terdaftar sebagai mahasiswa untuk masuk Pelatnas tim POM Asean. Dengan catatan usulan yang diajukan PB ABTI, cabang bola tangan dipertandingkan di Surabaya mendapat persetujuan dari pemerintah.
“Cabang bola tangan putra – putri, baik indoor maupun pantai dipertandingkan di POM Asean sangat besar sekali. Dengan harapan, loncatan prestasi atlet menuju jenjang internasional lebih cepat, kendati dalam kategori tim mahasiswa dan mahasiswi, ” tambah Zulfydar Zaidar seraya mengatakan, seusai menggelar BK PON XXI Indoor langsungmempertandingkan kategori bola tangan pantai di lapangan pasir UNJ. (bam)
