Terkait dengan hal tersebut, Wakil Direktur Utama BRI Catur Budi Harto mengatakan bahwa program rutin yang digelar setiap tahun tersebut merupakan bentuk komitmen BRI dalam menjalankan fungsi empowerment/pemberdayaan. Desa-desa yang tergabung dalam program Desa BRILian diharapkan menjadi sumber inspirasi kemajuan melalui implementasi praktik kepemimpinan desa yang unggul serta semangat kolaborasi untuk mengoptimalkan potensi desa berbasis Sustainable Development Goals (SDG’s).
“Semoga hal ini menginspirasi desa-desa lain untuk memajukan desanya. Karena yang menjadi concern BRI di dalam kegiatan ini, Desa BRILian bisa bergerak untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di desa. Di mana seluruh masyarakat desa bisa mengakses kebutuhan perbankan serta mendapatkan financial advisory melalui pojok mantri,” ucap Catur seperti dikutip, Sabtu (28/10).
Sebanyak 40 peserta terbaik pada masing-masing batch mendapatkan penghargaan dari BRI. Dari total tersebut, 15 peserta di antaranya nantinya akan diberikan pendampingan langsung oleh Universitas Padjadjaran dan BRI untuk dapat dimanfaatkan oleh masing-masing desa dalam mengembangkan potensi, mencari solusi terbaik atas permasalahan-permasalahan dan tantangan yang ada.
