Dalam memainkan peran penting untuk masa depan industri kreatif yang lebih cakap dalam ranah digital, terdapat banyak peluang dan tantangan bagi anak muda Indonesia. Diperlukan dukungan dari semua pihak agar terjadi percepatan digital yang inklusif.
“Sekarang banyak platform digital yang dapat memberikan edukasi dan memberdayakan anak muda. Saya selalu mengajak berbagai platform digital untuk mau berkontribusi turun ke daerah karena disparitas antara anak muda di kota Jakarta dan daerah sangat berbanding terbalik. Diperlukan kolaborasi dimana pemerintah menjadi katalisator dan fasilitatornya,” ujar Menteri Pemuda & Olahraga, Dito Ariotedjo.
Di tengah perkembangan teknologi yang didorong anak muda ini, sayangnya beberapa tahun terakhir telah terjadi berbagai pelanggaran kekayaan intelektual dalam industri kreatif. Menurut data Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri, terdapat setidaknya 958 kasus pelanggaran hak kekayaan intelektual selama tahun 2016-2021. Inilah tantangan yang dihadapi dari digitalisasi terhadap ciptaan karya yang menjadi lebih mudah diduplikasi, dimodifikasi, dan disebar tanpa izin penciptanya.
